×

Pencarian

Dihantam Gelombang, KLM Boine Bai Mole Tenggelam di Perairan Bombana

BOMBANA – Kapal Layar Motor (KLM) Boine Bai Mole mengalami kecelakaan setelah dihantam gelombang saat melintas di perairan Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (13/9/2026) malam.

Kapal yang bertolak dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, menuju Luwuk, Sulawesi Tengah, itu dilaporkan tenggelam hingga dalam kondisi setengah terendam. Beruntung, tiga orang yang berada di atas kapal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Ketiga orang tersebut yakni nakhoda Rijan Lauke (54) serta dua anak buah kapal (ABK), Umar Laode (33) dan Ridwan Lamanda (31).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengatakan kecelakaan kapal tersebut dilaporkan setelah KLM Boine Bai Mole dihantam gelombang di sekitar perairan Bombana.

Berdasarkan laporan dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Molawe, Muh Ikbal, kapal tersebut bertolak dari Bulukumba sekitar pukul 06.00 Wita dengan tujuan Luwuk.

“Sekitar pukul 22.14 Wita kapal tersebut tenggelam akibat hantaman gelombang di sekitar perairan Bombana,” kata Amiruddin.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan pada pukul 01.05 Wita menggunakan RB 307 menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin (14/9/2026) pagi. Tim SAR mulai melakukan penyisiran sekitar pukul 06.30 Wita.

Hasilnya, pada pukul 07.13 Wita, tim SAR menemukan KLM Boine Bai Mole dalam kondisi setengah tenggelam.

Petugas kemudian mendapati tiga orang yang berada di atas kapal masih dalam kondisi selamat.

“Selanjutnya korban dievakuasi ke Pelabuhan Syahbandar Pomalaa, Kolaka,” pungkasnya.

Dibaca: 1,014 Kali