×

Pencarian

807 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Unsultra 2026/2027, Rektor Tekankan Integritas dan Adaptasi Teknologi

KENDARI – Sebanyak 807 mahasiswa baru Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan diri menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.

Pembukaan PKKMB dihadiri civitas akademika Unsultra dan seluruh mahasiswa baru. Sambutan Rektor Unsultra, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, S.Si., M.Si., disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. La Hamimu, S.Si., M.T.

Dalam sambutannya, Prof. La Hamimu menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru dan mengajak mereka menjadi bagian dari keluarga besar Unsultra.

Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru, sebanyak 807 mahasiswa diterima Unsultra. Jumlah tersebut terdiri dari 427 mahasiswa laki-laki atau 52,91 persen dan 380 mahasiswa perempuan atau 47,09 persen.

Dari sebaran fakultas, Fakultas Teknik menjadi penyumbang mahasiswa baru terbanyak dengan 297 orang atau 36,80 persen. Selanjutnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 279 orang atau 34,57 persen.

Sementara itu, mahasiswa baru lainnya tersebar di Fakultas Ekonomi sebanyak 13,63 persen, Fakultas Hukum 10,29 persen, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Teknologi Pertanian.

Mahasiswa baru Unsultra juga berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Kontribusi terbesar berasal dari Kabupaten Konawe Selatan sebesar 19,91 persen, Kota Kendari 18,25 persen, Kabupaten Konawe 9,24 persen, Kabupaten Muna 8,77 persen dan Kabupaten Bombana 6,40 persen.

Selain dari Sulawesi Tenggara, sejumlah mahasiswa baru tercatat berasal dari berbagai daerah di luar provinsi, di antaranya Bogor, Bojonegoro, Makassar, Sinjai, Bone, Soppeng, Morowali, Pulau Taliabu, Halmahera Selatan, Luwu Utara hingga Nabire.

Prof. La Hamimu menegaskan, PKKMB tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk membangun karakter, integritas akademik, budaya ilmiah, kedisiplinan dan rasa memiliki terhadap almamater.

“PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi harus menjadi media strategis untuk membangun karakter, integritas akademik, budaya ilmiah, kedisiplinan, serta rasa memiliki terhadap Universitas Sulawesi Tenggara,” ujar Prof. La Hamimu saat menyampaikan sambutan Rektor.

Ia menjelaskan, Rektor Unsultra Prof. Jamhir Safani tidak dapat hadir langsung dalam pembukaan PKKMB karena sedang berada di Jepang untuk menjalankan agenda institusional.

Agenda tersebut antara lain menjalin kerja sama dengan mitra strategis serta melakukan benchmarking dengan perguruan tinggi dan institusi di luar negeri.

Dalam pesan yang disampaikannya, Rektor mengingatkan mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada nilai akademik dan ijazah. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, mandiri dalam belajar, berintegritas serta mampu menghasilkan gagasan dan solusi.

“Di universitas, Saudara tidak hanya dituntut untuk mengetahui, tetapi juga harus mampu memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan menghasilkan gagasan serta solusi,” pesan Prof. Jamhir.

Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), mahasiswa juga diminta mampu beradaptasi dan terus mengembangkan kemampuan.

Menurut Rektor, teknologi harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pembelajaran. Namun, pemanfaatan teknologi tetap harus dibarengi dengan integritas, etika, tanggung jawab dan kemampuan berpikir secara mandiri.

Selain itu, Rektor menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif dan bermartabat.

Mahasiswa diminta tidak melakukan perundungan atau bullying, kekerasan maupun tindakan diskriminasi terhadap sesama.

“Bangunlah budaya akademik yang menjadikan kejujuran sebagai fondasi, ilmu pengetahuan sebagai jalan, dan kemanfaatan bagi masyarakat sebagai tujuan,” pesannya.

Prof. La Hamimu menambahkan, mahasiswa baru diharapkan memanfaatkan masa pendidikan tinggi untuk mengembangkan kompetensi, karakter, kreativitas, daya juang, kemampuan beradaptasi serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pendidikan tinggi, lanjutnya, tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jadikan Universitas Sulawesi Tenggara sebagai tempat Saudara bertumbuh, menemukan potensi diri, membangun masa depan, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” pesan Rektor.

Pembukaan PKKMB Universitas Sulawesi Tenggara Tahun Akademik 2026/2027 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka.

Seluruh mahasiswa baru diharapkan mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin, antusias, terbuka terhadap lingkungan akademik baru serta memiliki semangat untuk terus belajar.

Dibaca: 534 Kali