Petani di Muna Barat Diduga Dianiaya Ketua BPD, Sempat Diserang dengan Parang

Kondisi wajah korban, Ajidin (44) setelah diduga menjadi sasaran dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua BPD Desa Lakalamba, insial DR. Foto:Istimewa.
Penulis: R. Anugrah
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:18:49 WIB

MUNA BARAT – Seorang petani bernama Ajidin (44) diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lakalamba, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), berinisial DR.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Lakalamba pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 19.00 Wita dan kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Sawerigadi, Ipda Yusran, membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, korban masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Korban sementara diperiksa di kantor,” ujar Ipda Yusran saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan keterangan awal, insiden bermula saat Ajidin berada di tepi jalan raya. Tidak lama kemudian, terlapor datang menggunakan mobil pikap berwarna putih dan menghampiri korban.

Menurut polisi, terlapor turun dari kendaraan lalu mengambil sebilah parang dari bagian belakang mobil sebelum berlari menuju korban.

“Pelaku mengambil parang lalu menghampiri korban,” kata Ipda Yusran.

Korban disebut sempat menjadi sasaran serangan menggunakan senjata tajam tersebut, namun berhasil menghindar.

Dalam kondisi terdesak, korban berupaya mempertahankan diri dengan memeluk tubuh pelaku hingga keduanya terjatuh ke tanah.

Namun setelah itu, korban diduga kembali mendapat serangan berupa pukulan berulang pada bagian wajah yang mengakibatkan luka dan pembengkakan.

“Terlapor memukul korban berulang kali pada bagian wajah sehingga korban mengalami bengkak dan luka gores,” jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Sejumlah pihak dijadwalkan menjalani pemeriksaan guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

Reporter: R. Anugrah