KENDARI – Seorang pria berinisial MRA (30) menjadi bulan-bulanan warga setelah kepergok mencuri sejumlah peralatan bengkel di sebuah rumah kosong di Jalan Belimbing, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.
MRA bahkan sempat diikat warga pada sebuah pohon di sekitar lokasi sebelum akhirnya diamankan polisi.
Peristiwa itu bermula ketika Suharjidan (30) mendapati pintu rumah yang diketahui merupakan bekas bengkel telah dibobol. Saat memeriksa bagian dalam, ia menemukan sebuah karung berisi sejumlah peralatan bengkel.
“Alat-alat bengkel berupa baki, besi holo, aluminium rak, sudah di dalam karung,” kata Suharjidan dalam laporannya, dikutip Senin (17/8/2026).
Curiga dengan kondisi tersebut, Suharjidan kemudian masuk ke dalam rumah bersama iparnya, Arul.
Di dalam rumah, keduanya mendapati MRA tengah bersembunyi di balik pintu. Saat hendak diamankan, MRA diduga melakukan perlawanan dan menyerang Arul menggunakan gunting.
Suharjidan yang berusaha mencegah serangan tersebut justru terkena tikaman gunting pada bagian hidung.
Dalam kondisi terancam, Suharjidan mendorong MRA hingga tersungkur ke lantai. Pelaku kemudian mengalami luka pada bagian hidung dan siku kanan.
Warga yang berdatangan ke lokasi kemudian mengamankan MRA. Karena sempat melawan, pria bertato di bagian dada itu diikat pada sebuah pohon sambil menunggu kedatangan polisi.
Tak lama berselang, personel Polsek Poasia tiba di lokasi dan membawa MRA ke Mapolsek Poasia untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa penyerangan terhadap Suharjidan tersebut telah dilaporkan ke SPKT Polsek Poasia dengan Nomor: STPL/574/VIII/C/Sultra/Res Kendari/Sek Poasia.
Kapolsek Poasia AKP Ismunandar belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Senin (17/8/2026) siang.

