Dukung Ketahanan Pangan, Petani Padaleu Kendari Minta Sarana Sumur Bor untuk Atasi Keterbatasan Air
KENDARI – Kelompok tani di Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, meminta pemerintah menyediakan sarana sumur bor untuk mengatasi keterbatasan sumber air di lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Kelurahan Padaleu, Rahmatia, mengatakan ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan utama petani untuk menunjang aktivitas pertanian, terutama saat musim kemarau.
Menurutnya, keterbatasan sumber air dapat memengaruhi aktivitas dan produktivitas pertanian. Karena itu, pembangunan sumur bor di wilayah pertanian dinilai penting untuk memastikan kebutuhan air tetap tersedia.
“Kami berharap ke depan perhatian terhadap petani semakin ditingkatkan, terutama dalam hal ketersediaan pupuk, pendampingan teknis maupun pengadaan sumur bor,” ujar Rahmatia, Minggu (27/9/2026).
Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pengadaan sumur bor di wilayah pertanian Benuanirae. Sarana tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh sumber air ketika pasokan air terbatas.
Selain sarana air, petani juga berharap adanya peningkatan distribusi pupuk bersubsidi, kemudahan akses permodalan serta pelatihan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Rahmatia mengatakan dukungan sarana pertanian perlu dibarengi dengan pendampingan teknis secara berkelanjutan agar petani dapat meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan bantuan pemerintah.
Ia mengajak para petani menjaga semangat gotong royong serta memanfaatkan berbagai program pemerintah secara bertanggung jawab.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan sarana pertanian, termasuk ketersediaan sumber air, diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas petani sekaligus mendukung ketersediaan dan ketahanan pangan.