KONAWE SELATAN – Sebuah rumah milik seorang petani di Desa Sambahule, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, hangus dilalap api pada Sabtu, (1/8/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda milik korban gagal diselamatkan. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Korban diketahui berinisial AT (41), warga Dusun II, Desa Sambahule. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong setelah korban bersama anaknya pergi ke sebuah bengkel di Desa Tolihe untuk memeriksa sepeda motor yang sedang diperbaiki.
Kasi Humas Polres Konawe Selatan, Iptu Komang Budayana, mengatakan sebelum meninggalkan rumah, korban bersama anaknya baru selesai menggoreng pisang dan telah memastikan kompor gas dalam kondisi mati.
"Korban memastikan kompor gas telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah. Sekitar pukul 15.20 Wita, korban bersama anaknya berangkat menuju bengkel di Desa Tolihe," ujar Iptu Komang.
Sekitar 25 menit kemudian, seorang warga berinisial AS mendatangi bengkel dan mengabarkan bahwa rumah korban terbakar. Korban segera kembali, namun kobaran api telah menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya sehingga tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.
Selain rumah, kebakaran juga memusnahkan berbagai dokumen penting dan barang berharga milik korban, di antaranya ijazah, kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), lima sertifikat tanah, buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB), uang tunai sekitar Rp9 juta, serta perabot rumah tangga.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, api diduga berasal dari kompor gas yang belum padam sepenuhnya. Petugas juga menemukan lampu dapur masih menyala saat rumah ditinggalkan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Diduga Cemburu Istri Jadi Penari Ronggeng, Pria di Buton Tengah Ditemukan Tewas Gantung Diri
Saat kejadian, istri korban diketahui sedang menghadiri acara keluarga di Kecamatan Palangga.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Baito langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor, instalasi listrik, maupun sumber api lainnya benar-benar dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan ini penting untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar," tutup Iptu Komang.

