Cari Kepiting di Muara, Nelayan Muna Barat Diserang Buaya hingga Alami Luka Serius
MUNA BARAT – Seorang nelayan bernama Muhammad Safari (41) mengalami luka serius setelah diserang seekor buaya saat mencari kepiting di pesisir muara Kali Desa Labokolo, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Senin (21/9/2026).
Safari diserang saat berada di dalam sungai dengan kedalaman air sekitar setinggi dada. Buaya tersebut menerkam dan menggigit bahu kirinya, kemudian menarik tubuh korban ke dalam air.
Kapolsek Tiworo Tengah, Ipda La Menudi, mengatakan Safari berhasil menyelamatkan diri setelah melawan dengan menusuk mata buaya menggunakan jarinya.
“Korban kembali menusuk mata buaya tersebut sehingga buaya yang menggigit korban melepaskan gigitannya,” kata La Menudi, Selasa (22/9/2026).
Sebelum kejadian, Safari berpamitan kepada istrinya, Irma Elisan (37), untuk mencari kepiting bakau di kawasan muara sekitar pukul 09.30 Wita.
Informasi mengenai serangan tersebut baru diterima keluarga korban sekitar pukul 17.50 Wita. Irma saat itu mendapat telepon dari seorang warga bernama Kadir yang mengabarkan Safari telah diterkam buaya di kawasan pesisir muara Desa Labokolo.
Setelah berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya, Safari berjalan menuju pematang tambak. Ia kemudian mencari pertolongan di pondok tambak milik Kadir.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Muna Barat untuk mendapatkan penanganan medis.
Akibat serangan tersebut, Safari mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek pada dada kiri, perut, lengan kanan, dan pinggang kiri. Ia juga mengalami luka cakaran di bagian punggung serta luka gigitan pada bahu kiri.
Kapolsek Tiworo Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar pesisir dan muara Desa Labokolo.
Ia juga meminta Bhabinkamtibmas, pemerintah setempat, serta dinas terkait meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi keberadaan buaya di kawasan tersebut.
“Karena muara merupakan habitat alami hewan predator seperti buaya air asin,” pungkasnya.