Secarik Kertas Ungkap Pesan Terakhir Pria di Buton Tengah Sebelum Tewas Gantung Diri
BUTON TENGAH – Secarik kertas yang ditemukan di lokasi kejadian mengungkap pesan terakhir La Sarinu (33), warga Desa Wasilomata II, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, sebelum ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung, Sabtu (23/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Korban ditemukan istrinya, Nurtina, di salah satu kamar rumahnya. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergantung dengan tali terlilit di leher dan terikat pada sebatang besi.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan selembar kertas yang diduga ditulis korban sebelum meninggal dunia. Dalam kertas tersebut terdapat pesan, “Kuburkan saya di depan rumah.”
Kapolsek Mawasangka Iptu Kamaludin mengatakan, korban diduga mengakhiri hidup akibat persoalan rumah tangga yang berkaitan dengan kecemburuan terhadap pekerjaan istrinya sebagai penari ronggeng.
"Dalam beberapa waktu terakhir korban diduga mengalami permasalahan rumah tangga yang berkaitan dengan rasa cemburu terhadap aktivitas istrinya yang bekerja sebagai penari ronggeng," ujar Kamaludin, Minggu (23/8/2026).
Kamaludin menjelaskan, dua hari sebelum kejadian, istri korban diundang untuk menghadiri acara ronggeng di Desa Lolibu. Acara tersebut semula dijadwalkan berlangsung selama satu hari, tetapi dalam pelaksanaannya berlangsung sekitar dua hari.
"Setelah istri korban kembali, korban dan istrinya diketahui sempat terlibat pertengkaran yang diduga berkaitan dengan kegiatan ronggeng dimaksud," katanya.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Mawasangka langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Polisi juga membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani pihak keluarga korban.