Bawa Rombongan ASN Bombana, Minibus Hilang Kendali hingga Terjun ke Sungai di Muna
MUNA – Mobil minibus yang membawa rombongan aparatur sipil negara (ASN) di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bombana mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Poros Maligano-Labuan, Desa Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Sabtu (22/8/2026).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.20 Wita. Mobil Toyota Magator Mini Bus bernomor polisi B 2827 UIU tersebut diduga kehilangan kendali saat melaju dari arah Maligano menuju Labuan.
Kasat Lantas Polres Muna Iptu Reonaldo Sau Gala mengatakan, kendaraan yang dikemudikan Alfino (30), warga Rumbia, Kabupaten Bombana, itu membawa enam penumpang.
“Mobil bergerak dari arah selatan (Maligano) menuju utara (Labuan). Saat memasuki tikungan kanan sebelum jembatan arah timur, mobil kehilangan kendali dan bergerak lurus hingga masuk ke sungai,” kata Reonaldo dalam laporannya.
Rombongan tersebut terdiri dari sejumlah ASN asal Kabupaten Bombana. Mereka yakni Kamaria Sanusi (42), Safaruddin (40), Dedi Supriadi (43), dan Reski Pangestu (29). Selain itu, terdapat seorang bayi berusia 15 bulan serta Nurpanda Sarini (30), yang bekerja sebagai karyawan swasta.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil mengalami kerusakan. Empat penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kamaria mengalami memar pada dahi serta luka lecet pada punggung sebelah kanan dan dahi di antara kedua kening.
Safaruddin mengalami pergeseran pada bahu kiri, benjolan pada kening kanan, luka lecet pada sudut hidung kanan, serta mengalami oleng, pusing, dan muntah-muntah.
Sementara Reski mengalami patah tulang pada lengan kanan. Adapun Nurpanda mengalami benjolan pada dahi kiri, luka lecet pada bibir bagian atas, gigi depan bagian bawah goyang, patah tulang pada lengan kiri bagian bawah, serta nyeri pada punggung.
Keempat korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas Maligano. Selanjutnya, mereka dirujuk ke RS Hermina Kota Kendari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Polres Muna masih menangani kecelakaan tersebut dan melakukan pendataan terhadap kendaraan serta para korban.