Tiga Rumah Warga di Buton Selatan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp220 Juta

Kebakaran rumah di Desa Lapandewa Makmur, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan. Foto : Istimewa
Penulis: Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 12:37:39 WIB

BUTON SELATAN– Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Lapandewa Makmur, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga.

Kasi Humas Polres Buton, Iptu Anwar, mengatakan kebakaran bermula dari rumah milik seorang warga bernama La Napi (74) yang diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur rumahnya.

"Api pertama kali muncul dari bagian dapur rumah milik La Napi yang kemudian dengan cepat merembet ke rumah warga lainnya," kata Iptu Anwar.

Ia menjelaskan, api kemudian menjalar ke rumah panggung milik La Toni (45) yang saat itu tidak ditempati, serta sebagian rumah milik La Udin (46). Warga yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lapandewa dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 Wita dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 03.50 Wita.

Berdasarkan keterangan saksi, La Kumpo, api terlihat berasal dari dapur rumah La Napi dan sudah membumbung tinggi saat pertama kali diketahui. Ia bersama warga lainnya sempat mencoba memadamkan api, namun kobaran api cepat membesar dan merembet ke rumah di sekitarnya.

Akibat kejadian tersebut, rumah milik La Napi yang terbuat dari kayu dan beton hangus terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta. Sementara rumah milik La Toni yang terbuat dari kayu juga hangus terbakar dengan kerugian sekitar Rp50 juta.

Sedangkan rumah milik La Udin mengalami kerusakan pada bagian kusen, jendela, serta sejumlah material bangunan dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp20 juta.

"Total kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp220 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Iptu Anwar.

Ia menambahkan, lokasi kebakaran merupakan kawasan permukiman yang cukup padat dengan sebagian besar bangunan rumah menggunakan material kayu, sehingga api dengan cepat merembet ke bangunan lain.

Saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis Satreskrim Polres Buton untuk penyelidikan lebih lanjut.

Reporter: Redaksi